Langsung ke konten utama

Zhangswe Poetry

Ilalang Yang Menangis

Dulu waktu tempat ini penuh dengan kedamaian, penuh dengan kebebasan, dan keselarasan
Aku selalu bahagia, bahagia menyambutmu, wahai tamuku
Setiap kali, lonceng panjang di tempat lain
Engkau datang bergegas tanpa merubah baju, merebahkan diri kepadaku
Bersama dengan celoteh mulut-mulut yang lain
Menarikku, mengajakku menari, dan membuatku seakan-akan yang paling indah dan agung
Engkau hembuskan nafas dan kau buat semuanya terbang tanpa pagar, tanpa batas

Dulu waktu masa belum begini
Banyak tangan dan kaki yang bersembunyi dari pelarian
Jelas terdengar cekikikan kecil yang berbahagia
Banyak sentuhan dan ucapan rahasia yang kudengar
Banyak mulut bilang aku saksi bisu...

Dulu waktu berjalan seperti ini
Senja tak pernah kau lewati, hangatnya mentari sore selalu kau nikmati
Padahal lembaran kertas dan panggilan namamu sahut-menyahuti tiada henti
Tapi, kau rela berlari mendatangiku di puncak tinggi
Dan melempar senyum, kemudian berkata "Aku akan datang lagi"

Sekarang waktu sudah begitu
Mungkin dulu aku berwarna, lihatlah sekarang aku kusam dan kelabu
Entah darimana datangnya ada tangan kasar yang membabat habis masa-masa indah begini
Memusnahkan halusnya sketsa langit sore
Berganti dengan torehan kuas kasar tanpa nurani kemanusiaan

Sekarang waktu hampir habis
"Aku akan datang lagi", masih tersimpan rapat di batangku yang kian mengurus
Ku sadari itu hanya hiburan untuk si saksi bisu

Sekarang waktu benar-benar habis
Kau tak kembali lagi, wahai tamuku
Entah dimana jejakmu berada, lihatlah air terakhir yang kuteteskan
Langit tak bisa lagi kau nikmati, dan aku tak bisa lagi menyambutmu

Sekarang waktu telah di titik nol
Aku tak pernah marah pada mulutmu, mungkin kau sedang sibuk melayani yang lebih baik
Maafkan saksi bisu yang tak kuasa menunggumu, aku tak punya pembelaan
Aku tak sanggup membayarnya
Ilalang yang menangis, akan menunggumu di waktu yang lain
Wahai Tuanku ! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jawaban Soal Wakaf dari Buku PAI..

1. Arti wakaf secara bahasa adalah.. a. Menjaga d. Do‟a b. Bersih / suci e. sedekah c. Menahan 2. “Menahan suatu benda dan membebaskan / mengalirkan manfaatnya” kalimat tersebut adalah pengertian wakaf secara. … . a. Bahasa b. Ulama c. Qiyas d. Ijma‟ ulama e. Syar‟i 3. Wakaf disebut sedekah jariah karena... a. Pahalanya paling besar b. Ada manfaatyna bagi orang lain c. Pahala wakaf itu akan mengalir terus ke orang yang berwakaf d. Wakif akan disenangi masyarakat e. Hikmah wakaf dapat menghilangkan kesenjangan social 4. Berikt ini termasuk rukum wakaf, kecuali.. a. Orang yang mewakafkan b. Orang yang menerima wakaf c. Wali d. Barang yang diwafkan e. Sigat / ikrar wakaf 5. Berikut ini Syarat wakaf   kecuali... a. Harta wakaf harus diserahkan selama lamaya b. Harta wakaf tidak boleh ditarik kembali oleh ahli warisya c. Harta wakaf boleh digunaan utuk kepentingan yag lain dari tujuan orang yang memberi wakaf asalkan untuk...

Laporan Praktikum Pembuatan Sabun Batangan

Laporan Praktikum Kimia Pembuatan Sabun Batangan Disusun Oleh : Dea Prinastithi Dewi Ghina Zulfatunnisa M. Fajrian Nur Idrus M. Aqil Maulana Tristania Kusumawardhani Zhangswe Ariandina Putri XI MIPA 4 SMAN 10 Samarinda Tahun Ajaran 2014/2015 I.                    Dasar Teori : Sabun adalah garam alkali dari asam-asam lemak yang merupakan keperluan penting di dalam rumah tangga sebagai alat pembersih dan pencuci. Kandungan zat-zat sabun juga bervariasi sesuai dengan sifat dan jenis sabun. Sabun dihasilkan oleh proses saponifikasi, yaitu hidrolisis lemak menjadi asam lemak dan gliserol dalam kondisi basah. Pembuat kondisi basa yang biasanya digunakan adalah NaOH dan KOH. Asam lemak yang berikatan dengan natrium atau kalium inilah yang dinamakan sabun. Sabun berdasarkan jenis dan fungsi yaitu transparant soap,...

Zoologi INVERTEBRATA

TUGAS RESUME INVERTEBRATA Disusun Oleh : Zhangswe Ariandina Putri (201610070311018) Biologi II-A Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang 2017 Phylum Coelenterata Coelenterata berasal dari bahasa Yunani : Koilos + enteron; Koilos = organ, Enteron = usus, sering disebut dengan hewan berongga. Coelenterata merupakan hewan yang tidak memiliki usus yang sesungguhnya dan tidak memiliki rongga tubuh yang sebenarnya (coelom), yang dimiliki hanyalah sebuah rongga sentral yang ada di dalam tubuh yang disebut coelenteron. Coelenteron merupakan alat yang berfungsi ganda, yaitu sebagai alat pencerna makanan dan sebagai alat pengedar sari makanan ke seluruh bagian tubuh. Ciri-ciri khusus pada Coelenterata adalah : 1.       Tubuh radial simetris, ada yang berbentuk silindiris, globular, maupun spherikal 2.       Lapisan tubuh be...